3 film :3
#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge
#Day5
#3 Film yang paling
berkesan
Challenge kali ini bertema tentang
film, kebetulan sekali aku adalah penikmat film belum sampai ke tahap pecinta
film sih, Karena aku nonton film di saat senggang dan bingung entah harus
melakukan apa. Atau jika tidak sebagai pelarian.. dimana aku tidak bisa
menangis dan saat itu pula aku langsung mencari refrensi film yang sad-ending
dan puas-puasin nangis bombai.. atau saat lagi gundah gulana pasti larinya
ke kartun dan komedi. Challenge kali ini pun sukses membuatku gundah
gulana untuk memilih dari sekian banyak film favorit ku yang mana yang harus
aku ulas. Dan pilihanku adalah..
1.
A little thing called love (first love)
Film yang dirilis di Thailand tanggal 12 Agustus 2010
sukses membuat banyak penikmat film menangis dan gigit jari saat menontonnya. Film
ini bercerita mengenai Nam (Pimchanok Luevisadpaibul) yang merupakan seorang
gadis buruk rupa menyukai seorang kakak tingkat yang sangat populer dan
mempesona, Shone (Mario Maurer). Perjuangan Nam untuk mendapatkan cinta dari
Kak Shone tidak dapat berjalan dengan mulus. Dia harus bersaing dengan teman
satu angkatannya yang merupakan penari, luluran dan berusaha untuk cantik, menjadi seorang mayoret, menjadi seorang putri
salju, melaksanakan beberapa ritual dari buku “9 Resep Cinta Untuk Pelajar”
yang sukses membuat emosi teraduk-aduk. Namun Nam tidak pernah berjuang
sendiri,dia mendapat dukungan dari berbagai pihak khususnya dari
sahabat-sahabatnya. Kisah cinta khas anak sekolah yang manis di padu dengan
komedi yang menarik ditambah dengan bumbu persahabatan cocok sebagai pilihan
saat kita ingin mengenang saat-saat sekolah dan mempelajari cinta dalam
berbagai bentuk. Hal yang membuat saya terkesan selain karena alurnya yang
mengalir dengan indah, pemain yang cukup rupawan, adalah pesan yang aku tangkap
dari film ini. Cinta pada hakikatnya pasti terjadi di dalam diri manusia, hanya
saja kita sebagai manusia ingin mengapresiasikan cinta dalam kebaikan atau
keburukan. Cinta dan dia bisa menjadi inspirasi untuk berubah menjadi lebih
baik, sebagai penyokong dan penguat di saat kita jatuh dan terluka.. hasil
tidak akan menkhianati kerja keras, dan jodoh tidak akan kemana. Biarlah waktu
yang menentukan dan menjawab, karena semua akan indah pada saatnya.
2. Good Doctor
photo from: www.dramafever.com
Drama korea yang ini sedikit berbeda daripada
drama korea pada umumnya. Serial yang terdiri atas 20 episode ini begitu memanjakan
para penggemarnya yang menyukai dunia medis. Drama ini berkisah tentang Park
Shi-On (Joo Won), seorang dokter bedah anak yang mengidap autistic savant yang
memiliki kejeniusan dalam penggambaran dan pendiagnosisan berbagai keadaan dan
penyakit pada anak. Namun, karena dia memiliki mental seperti anak kecil, di
tambah dengan masa lalu yang cukup buruk membuat kemampuannya di ragukan dalam
dunia kedokteran. Ayah angkat Park Shi-On yang merupakan direktur sebuah rumah
sakit besar mengajukan masa percobaan agar park Shi-On untuk membuktikan kemampuan
yang dimiliki olehnya. Berbagai macam halangan datang dan pergi, mulai dari
beberapa pihak yang meragukan Park Shi-On, memperlakukannya dengan kasar dan
keras, perasaan panik dan syndrome autis yang muncul-tenggelam membuat drama
ini dapat mengalirkan alur dengan baik. Di tambah dengan beberapa adegan
operasi drama ini mendapat acungan jempol. Kita tak hanya menikmati film,
tetapi kita juga mendapat beberapa pelajaran saat menontonnya. Apa yang baik
dan yang bukan,apa yang harus di lakukan saat kondisi kritis, dan lain-lain. Pesan
yang tersirat dalam drama ini adalah kita harus memanusiakan manusia, apapun
dia, bagaimanapun latar belakangnya, dan bagaimanapun keadaannya kita tidak
boleh memperlakukan manusia lain dengan buruk. Perkataan demi perkataan dapat
membunuh semangat dan kobaran keinginan untuk bertahan hidup. Setiap manusia
berhak untuk mendapatkan pengakuan dan kasih sayang dari manusia lain.
3. Top Secret Of the
Billionare
photo by : 3bBy
Sejauh ini film inilah yang paling memotivasi ku
dalam menjalani hidup. Film yang bercerita mengenai perjuangan Top Ittipad
dalam memulai usahanya dari nol hingga saat ini dia memproduksi makanan ringan
olahan dari rumput laut, Tao Ke Noi. Top pada awalnya merupakan anak yang suka
bermain game dan tidak peduli dengan sekolah dan keluarganya. Dia merupakan
tipe anak bebal yang lebih memilih untuk mempelajari berbagai hal di lapangan
daripada duduk diam dan menerima pembelajaran dan materi dari guru. Dia mengamati
bagaimana keadaan di pasar, bagaimana para pedagang saling menjajakan
barangnya, bagaimana cara memilih kacang yang baik, bagaimana cara membuat
bumbu untuk kacang, dan lain-lain. Laju usaha Top menjadi wiraswasta kacang
terhambat karena beberapa pihak, salah satunya karena pihak supermarket
yang merasa dirugikan dari asapnya mesin pembakaran kacang. Keluarga Top
mendapatkan musibah dan mereka di haruskan meninggalkan kekayaannya kecuali
sebuah mobil yang digunakan oleh Top. Top berusaha untuk memutar ide kembali
kesempatan apa yang dapat dia gunakan untuk membentuk sebuah peluang usaha,
akhirnya dia mendapatkan ide mengenai olahan rumpu laut dari pacarnya. Mulai dari
sinilah usaha Top yang sebenarnya di mulai. Dia membeli bahan mentah dan berusaha
mengolahnya berbagai rupa untuk mendapatkan rasa yang diinginkan, berjuang
untuk kemasan dan puncaknya dia berusaha untuk bekerja sama dengan salah satu
jaringan minimarket 7 eleven. Dia harus memenuhi beragam standart dari 7 eleven
baik kerapihan kemasan, berat kemasan, dan lain-lain. Pada akhirnya kesulitan
keuangan tak terhindarkan. Dia meminta pinjaman untuk mendirikan sebuah pabrik
mini tak dia dapatkan sehingga terpaksa dia menjual mobil. Semua berbuah manis
saat produknya di terima di pasaran hingga saat ini. dia tidak hanya membantu
orang tuanya namun kini dia membantu puluhan ribu keluarga lain dengan
memberikan lapangan pekerjaan. Tidak ada hal yang tidak mungkin jika kamu mau
berusaha.
Yap begitulah
3 film yang paling membuatku terkesan,
kalau mau sharing tentang film silahkan menghubungi kontak, saya dengan
senang hati akan membalasnya J
-tulisan ini
diikutsertakan dalam KampusFiksi 10 Days Writing Challenge-



Komentar
Posting Komentar