Histeris, aku?

#KampusFiksi 10 Days Writing Challenge
#Day2
#3 Hal Yang Akan Membuat Ku Histeris

Histeris pada dasarnya menunjuk pada perubahan perilaku pada manusia dikarenakan perubahan tiba-tiba dari sebuah keadaan yang dia alami, baik dalam keadaan bahagia maupun dalam keadaan sedih. Hal ini biasanya terjadi saat seseorang terkejut.
Aku bukanlah orang yang mudah histeris karena suatu keadaan. Latar belakang sebagai anak sulung memaksaku untuk berubah menjadi sesosok orang yang dapat diandalkan oleh adik-adikku sehingga secara tidak langsung aku mulai menyimpan beberapa emosi untukku sendiri. Termasuk histeris. Namun karena aku manusia seperti yang lain ada beberapa hal yang telah dan akan tetap membuatku histeris meskipun terjadi berulang kali.
1.     Internet Ngadat
Ini serius dan benar-benar cukup membuatku histeris dan hilang kendali dalam berbagai keadaan. Contohnya saat mengurus Kartu Rencana Study Online  dari kampus dimana sistemnya adalah rebutan kelas pararel dan jumlah kelas lebih sedikit dari jumlah siswa membuatku mau tak mau berdoa dan berharap agar internet lancer sehingga semua berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan yang berarti, namun ekspektasi berbeda dengan realita, meskipun menggunakan provider internet yang bagus dan cukup menjanjikan tetap saja error dapat terjadi dalam beberapa kemungkinan. Dan tentu saja itu membuatku histeris karena melepaskan beberapa kelas yang aku inginkan demi mengejar beberapa kelas lain. Dan jika keadaan terulang kembali di semester depan, internet tetap ngambek dan tidak mau bekerja sama, dapat dipastikan rasa panic dan histerisku dapat mengalahkan om om supir bus yang sedang histeris bingung saat akan mendahului ibu-ibu super dengan lampu sen hidup ke arah kiri.
Namun terkadang hal-hal sederhana seperti download materi atau lagu, upload mengirimkan e-mail, dan beberapa hal lain jika prosesnya sudah 99% terus internet ngadat dapat dipastikan air mata sudah tidak terbendung lagi dan seolah-olah aku bisa mendengarkan suara deburan ombak di belakangku. Sakit (!)
2.     Kejutan
Mendapatkan kejutan merupakan dasar utama seseorang mengalami histeris, begitu juga denganku. Kejutan manis, seperti surprise saat ulang tahun, kejutan asin, seperti saat kejatuhan cicak, tokek, dari atas plafon atau monyet dari atas pohon(aku pernah mengalaminya, percayalah kamu tidak ingin membayangkan bagaimana jika kamu dan seekor monyet saling berpandangan dengan mesra sebelum masing-masing dari kalian berteriak dan lari saling menjauhi), kejutan pahit dan getir saat harapan jatuh terjun bebas ataupun menerima berita duka. Semua itu cukup dan akan selalu membuatku histeris, namun aku akan merespon dengan cara yang berbeda tentunya.
3.     Darah
Darah merupakan salah satu penyusun dari tubuh manusia yang paling penting. Dia berfungsi  sebagai media transportasi di dalam tubuh. Lalu apa yang terjadi jika darah itu keluar dari tubuh dan anda melihatnya sendiri? Apa yang harus anda lakukan? Bagaimana menghentikan perdarahan? Beberapa pikiran seperti itu yang selalu menghantui pikiran ku jika bertemu dengan korban-korban yang merelakan beberapa tetes atau liter darah keluar dari tubuh mereka tanpa permisi. Kejadian-kejadian tidak diinginkan terkadang membuat petugas medis, baik yang masih menjalani pelatihan maupun yang senior cukup histeris dan panic saat melihat darah keluar dari tubuh pasien. Sekuat-kuatnya tenaga medis, dan seberapapun terampilnya mereka, percayalah mereka akan tetap histeris saat melihat darah.


-tulisan ini diikutsertakan dalam KampusFiksi 10 Days Writing Challenge-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2017's Resolution

Ikan dan Manusia

Cinta adalah Kamu